Alhamdulillah seminar dan In house training bertema : Agar Anak Asyik Belajar, yang diselenggarakan oleh Komunitas Rumah Cinta, telah berlangsung dengan sukses siang tadi.
Hadir sebagai narasumber adalah Ibu Irawati Istadi, penulis sejumlah buku parenting. Dalam sesi pertama acara ini, beliau membedah salah satu buku yang ditulisnya, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi.
Pada sesi kedua, barulah narasumber selanjutnya hadir. Jreng-jreng… siapa lagi kalau bukan Mbak Metta tercinta, psikolog handal dari YARSI. Mbak Metta mengajak audiens untuk berlatih membuat mind mapping dan senam otak. Berikutnya, nyempil dipenghujung acara, saya memaparkan secara global dan praktis mengenai hipno-parenting sederhana.
Ada beberapa insight menarik yang saya dapatkan dari acara ini:
1. Karena baru pertama kali diminta sbg salah seorang pemateri (meski cuma nyempil doang hehe) dalam kegiatan bertema “Parenting”, saya sempat hunting buku Parenting ke Gramedia (sebelum akhirnya memutuskan utk mengangkat topik hipno-parenting).
Yang menarik, ternyata, buku-buku Parenting dan organisasi ke-parenting-an lebih banyak dibidani oleh “bapak-bapak” dengan latar belakang non-psikologi (misalnya dari teknik atau ekonomi). Ironisnya, orang-orang psikologi sendiri masih berkutat pada bidang yang itu-itu saja : psikotes-psikotesan. (Yeah, saya termasuk salah satunya sih hehehe…mudah-mudahan setelah ini saya bisa lebih kreatif lagi). Wahaiii, insan psikologi, masih banyak sekali bidang yang bisa kita jamah selain psikotes :))
2). Menjadi orang tua itu tidak sekedar beranak dan membesarkan anak. Mudah-mudahan, organisasi ke-parenting-an, seperti Komunitas Rumah Cinta ini, bisa menjangkau pelosok kampung, minimal di Jabodetabek dulu deh. Karena di pelosok masih banyak para orang tua yang belum efektif mengasuh anak. Saya juga mau kok kalau diminta jadi relawan.
3. Setelah mengikuti acara ini, saya jadi lebih terpacu lagi untuk membaca artikel psikologi populer dari koran atau buku. Mengapa? sebab pertanyaan hadirin lebih banyak mengenai masalah-masalah praktis. Untung tadi, ada Mbak Metta juga, yang sudah berpengalaman menjadi Ibu, untuk menjawab pertanyaan hadirin. Jadi saya tinggal melengkapi jawaban yang diberikan mbak Metta sedikit-sedikit hehehe…
For Your Information, partisipasi Psiko Univ. YARSI sebagai narasumber dalam seminar yg diselenggarakan Komunitas Rumah Cinta ini, merupakan bagian dari program kegiatan Pengabdian masyarakat.
Selain kegiatan tsb, dalam minggu ini Psi YARSI telah mengadakan pelatihan Appreciative Inquiry bagi guru2 Al Khairiyah dengan trainer, rekan kita tercinta (hehe), Endang F.
Lalu sebelumnya, di SMA 6 Jakarta, Mba Metta dan Mba Entin (dibantu co-trainer mahasiswi FPSI, yaitu Liqa dan Karina ‘08) memberikan pelatihan Anger Management bagi siswa-siswinya.
Sebelum itu, fakultas psikologi juga diminta untuk memberikan pelatihan bagi Senat Mahasiswa FTI di bogor dengan trainer, Gia, mba Metta, dan saya sendiri.
Terimakasih atas bantuan rekan-rekan semua. Mudah-mudahan program Pengabdian masyarakat F Psi YARSI (sebagai salah satu dari Tridharma Perguruan Tinggi) dapat dilanjutkan dengan berkesinambungan.
Memang minggu ini sangat padat dan hectic sekali, tapi kami puas dapat memberikan pelayanan pada masyarakat.
Untuk informasi,
hubungi Fakultas Psikologi Univ. YARSI
(021) 422 31 38.